Industri

Berita khusus terpilih seputar multi sektor industri nasional. Referensi berita bagi pelaku usaha dan pemangku kebijakan.

Dorong Optimalisasi SRG, Bappebti Setujui Penerbitan 16 Resi Gudang Gula Kristal Putih

Dorong Optimalisasi SRG, Bappebti Setujui Penerbitan 16 Resi Gudang Gula Kristal Putih

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - Plt Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Didid Noordiatmoko mengungkapkan, PT Pabrik Gula Rajawali I dan PT Pabrik Gula Candi Baru sebagai anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) selaku holding BUMN pangan Indonesia (ID FOOD) sebagai pengelola gudang SRG telah menerbitkan 16 resi gudang untuk gula kristal putih sesuai persetujuan Bappebti. Demikian diutarakannya secara daring pada acara Implementasi Sistem Resi Gudang (SRG) Komoditas Gula yang diselenggarakan di Malang, Jawa Timur hari ini, Jumat (26/8). Acara tersebut adalah sinergi antara Bappebti Kementerian Perdagangan, PT Rajawali Nusantara Indonesia…
Lanjut Membaca
Sinar Mas Land & ITOCHU Corporation Kembangkan KIIC Kawasan Berwawasan Lingkungan

Sinar Mas Land & ITOCHU Corporation Kembangkan KIIC Kawasan Berwawasan Lingkungan

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com, Karawang - Sinar Mas Land dan ITOCHU Corporation berkomitmen untuk membangun kawasan industri berwawasan lingkungan. Hal ini diterapkan di Karawang International Industrial City atau KIIC yang terletak di Karawang Barat. Dengan luas ± 1.500 hektare, KIIC merupakan kawasan industri pertama yang mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 untuk Quality Management & Pengendalian lingkungan di tahun 2002. BACA JUGA : KIIC dan PMI Karawang Gelar Donor Darah Di tahun 2007, KIIC juga menjadi kawasan Industri pertama yang memperoleh sertifikasi ISO 45001:2018 untuk Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Selain itu, sebagai…
Lanjut Membaca
Kemenperin Terus Wujudkan Kemandirian dan Substitusi Impor Industri Farmasi

Kemenperin Terus Wujudkan Kemandirian dan Substitusi Impor Industri Farmasi

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufik Jabarbisnis.com - Kementerian Perindustrian telah menginisiasi kebijakan substitusi impor sebesar 35 persen pada tahun 2022. Kebijakan ini bertujuan untuk memperbaiki neraca perdagangan nasional, terutama bagi bahan baku dan bahan penolong yang menjadi tulang punggung industri pengolahan nasional. “Substitusi impor juga mendorong peningkatan utilitas industri domestik, peningkatan investasi, dan akselerasi program hilirisasi untuk memperkuat tatanan sektor manufaktur nasional,” kata Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Muhammad Khayam di Jakarta, Minggu (12/12). Menurut Dirjen IKFT, kebijakan substitusi impor memberikan kesempatan bagi industri dalam negeri untuk tumbuh berkembang dan meningkatkan daya saing.…
Lanjut Membaca
INALUM Komitmen Kembangkan Klaster Industri Aluminium Nasional

INALUM Komitmen Kembangkan Klaster Industri Aluminium Nasional

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufik Jabarbisnis.com - INALUM Operating bagian dari BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID berkomitmen terhadap pengembangan klaster industri aluminium nasional. Melalui anak usaha PT Indonesia Aluminium Alloy (IAA), perusahaan akan memproduksi billet aluminium sekunder berkapasitas cetak 50.000 ton per tahun secara bertahap, serta kedepannya berbagai produk aluminium ekstrusi sebagai produk turunan.Inisiatif tersebut ditandai dengan Groundbreaking revamping/Engineering Procurement Contruction (EPC) pabrik peleburan billet aluminium sekunder di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, pada Rabu 8 Desember 2021 lalu. Proyek revamp dilakukan oleh kerjasama IAA dengan Konsorsium Kontraktor PT Rekayasa Industri dan KSO…
Lanjut Membaca
Perusahaan Olahan Susu No.1 di Asia, Yili Group Resmikan Pabrik Es Krim Terbesar di Indonesia

Perusahaan Olahan Susu No.1 di Asia, Yili Group Resmikan Pabrik Es Krim Terbesar di Indonesia

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufik Jabarbisnis.com, Cikarang - Guna memenuhi kebutuhan yang meningkat dari masyarakat Indonesia akan produk-produk olahan susu berkualitas, Yili Group, produsen olahan susu terbesar se-Asia dan nomor lima di dunia, melalui anak usahanya di Indonesia, PT Yili Indonesia Dairy meresmikan pabrik produksi pertama yang dibangun dari nol di Asia Tenggara. Di lahan seluas 17 hektar tersebut, pabrik senilai 2 triliun rupiah ini mampu memproduksi merek Es Krim Joyday sebanyak 159-ton es krim per hari dengan proyeksi kapasitas produksi sampai dengan empat juta buah es krim per hari setelah investasi tahap kedua. Perwakilan Manajemen…
Lanjut Membaca
Produksi Mobil Lampaui Target, Penjualan Naik 71 Persen

Produksi Mobil Lampaui Target, Penjualan Naik 71 Persen

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufik Jabarbisnis.com - Target produksi kendaraan bermotor roda empat atau lebih untuk tahun 2021 sebanyak 850 ribu telah terlampaui. Sampai Oktober 2021, produksinya sudah mencapai 890 ribu unit atau meningkat 62,4% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. ”Saya optimis, penjualannya juga akan ikut meningkat seiring dengan gelaran berbagai event dan promo yang diselengarakan para APM menjelang akhir tahun untuk merangsang antusiasme masyarakat untuk membeli produk kendaraan bermotor,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada Pembukaan GAIKINDO Indonesia International Motor Show (GIIAS) seri kedua di Surabaya, Kamis (9/12). BACA JUGA : Ekosistem Digital Sinergikan IKM…
Lanjut Membaca
Ekosistem Digital Sinergikan IKM Alat Angkut dengan Industri Besar Otomotif

Ekosistem Digital Sinergikan IKM Alat Angkut dengan Industri Besar Otomotif

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufik Jabarbisnis.com - Dalam rantai pasok sektor otomotif nasional, industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif berperan strategis sebagai pemasokyang memproduksi komponen serta aksesoris mobil dan motor sesuai standar dan kualitas Agen Pemegang Merek (APM). Selama ini, pelaku IKM telah membuktikan kemampuannya dengan terus berinovasi dan mengembangkan produknya agar bisa diserap oleh APM, terutama setelah mengimplementasi teknologi industri 4.0 dalam proses produksinya. BACA JUGA : Bioaditif BBM Minyak Atsiri Dukung Substitusi Impor Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian bertekaduntuk terus mendukung peningkatan produktivitas IKM alat angkut melalui penciptaan ekosistem industri dan implementasi teknologi 4.0 di sentra-sentra produksi. Selain guna meningkatkan produktivitas IKM alat angkut, tujuan program ini adalah…
Lanjut Membaca
Bioaditif BBM Minyak Atsiri Dukung Substitusi Impor

Bioaditif BBM Minyak Atsiri Dukung Substitusi Impor

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufik Jabarbisnis.com - Indonesia punya potensi besar untuk meningkatkan hilirisasi minyak atsiri dengan didukung ketersediaan bahan baku di dalam negeri. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan strategis guna memacu inovasi produk turunan dari minyak atsiri agar dapat dimanfaatkan masyarakat luas. “Indonesia memiliki sebanyak 40 jenis tanaman atsiri dari 99 jenis ragam tanaman atsiri di dunia. Hal ini merupakan peluang dalam meningkatkan nilai tambah bahan baku dalam negeri melalui peran industri industri hilir minyak atsiri (IHMA),” kata Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika di Jakarta, Kamis (9/12). BACA JUGA…
Lanjut Membaca
Ekonomi Kembali Tumbuh, Industri Peleburan Baja Sambung Kembali 35 Juta VA dari PLN

Ekonomi Kembali Tumbuh, Industri Peleburan Baja Sambung Kembali 35 Juta VA dari PLN

Pewarta : Edi Permana | Editor : Heri Taufik Jabarbisnis.com - PT PLN (Persero) terus mendukung geliat industri nasional melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Komitmen tersebut, diwujudkan melalui penyelesaian pembangunan Gardu Induk Gunung Mulia Steel (GI GMS) pada Senin, 30 Agustus 2021 pukul 17.24 WIB. PLN melalui Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 4 (UPP JBB 4) berhasil menyelesaikan proyek ini dalam kurun waktu yang cukup singkat, yaitu 304 hari atau 10 bulan, dari target 12 bulan. BACA JUGA : PLN Siap Salurkan Stimulus Listrik Pemerintah Periode September 2021 “Proyek ini dibangun untuk mendukung dan melayani pengembangan produksi konsumen Tegangan Tinggi…
Lanjut Membaca
HPE Produk Pertambangan Periode September 2021: Beberapa Harga Komoditas Alami Kenaikan

HPE Produk Pertambangan Periode September 2021: Beberapa Harga Komoditas Alami Kenaikan

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufik Jabarbisnis.com - Hingga periode akhir Agustus 2021, harga beberapa komoditas pertambangan menunjukkan fluktuasi yang cukup beragam. Hal ini dipengaruhi adanya kenaikan permintaan pada beberapa komoditas pertambangan, sementara di saat yang sama, juga terjadi penurunan permintaan pada beberapa komoditas lainnya. BACA JUGA : Penjualan Listrik Semester Pertama 2021 PT Cikarang Listrindo Tbk Meningkat 15,2% Kondisi ini mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) untuk periode September 2021. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 52 Tahun 2021, tanggal 27 Agustus 2021. “Komoditas konsentrat tembaga,…
Lanjut Membaca