Industri

Berita khusus terpilih seputar multi sektor industri nasional. Referensi berita bagi pelaku usaha dan pemangku kebijakan.

Ekonomi Kembali Tumbuh, Industri Peleburan Baja Sambung Kembali 35 Juta VA dari PLN

Ekonomi Kembali Tumbuh, Industri Peleburan Baja Sambung Kembali 35 Juta VA dari PLN

Pewarta : Edi Permana | Editor : Heri Taufik Jabarbisnis.com - PT PLN (Persero) terus mendukung geliat industri nasional melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Komitmen tersebut, diwujudkan melalui penyelesaian pembangunan Gardu Induk Gunung Mulia Steel (GI GMS) pada Senin, 30 Agustus 2021 pukul 17.24 WIB. PLN melalui Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 4 (UPP JBB 4) berhasil menyelesaikan proyek ini dalam kurun waktu yang cukup singkat, yaitu 304 hari atau 10 bulan, dari target 12 bulan. BACA JUGA : PLN Siap Salurkan Stimulus Listrik Pemerintah Periode September 2021 “Proyek ini dibangun untuk mendukung dan melayani pengembangan produksi konsumen Tegangan Tinggi…
Lanjut Membaca
HPE Produk Pertambangan Periode September 2021: Beberapa Harga Komoditas Alami Kenaikan

HPE Produk Pertambangan Periode September 2021: Beberapa Harga Komoditas Alami Kenaikan

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufik Jabarbisnis.com - Hingga periode akhir Agustus 2021, harga beberapa komoditas pertambangan menunjukkan fluktuasi yang cukup beragam. Hal ini dipengaruhi adanya kenaikan permintaan pada beberapa komoditas pertambangan, sementara di saat yang sama, juga terjadi penurunan permintaan pada beberapa komoditas lainnya. BACA JUGA : Penjualan Listrik Semester Pertama 2021 PT Cikarang Listrindo Tbk Meningkat 15,2% Kondisi ini mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) untuk periode September 2021. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 52 Tahun 2021, tanggal 27 Agustus 2021. “Komoditas konsentrat tembaga,…
Lanjut Membaca
Geliat Industri Mebel di Masa Pagebluk

Geliat Industri Mebel di Masa Pagebluk

Pewarta : Kristantyo Wisnubroto | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - Kebijakan gas dan rem dalam penanganan pandemi Covid-19 setidaknya menuai hasil positif di sejumlah sektor. Di satu sisi, mengerem sebagian masyarakat melalui kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) agar tenaga kesehatan fokus menangani pasien yang terpapar corona. Sementara itu, sejumlah aktivitas esensial maupun kritikal seperti industri berorientasi ekspor tetap jalan. Kesehatan memang harus dipulihkan, tapi ekonomi juga mesti jalan. BACA JUGA : Diresmikan Wagub, Rintisan Usaha Petani Milenial Ciptakan Regenerasi Petani Salah satunya Kementerian Perindustrian (Kemenperin), selama masa PPKM, menjaga aktivitas industri mebel, yang termasuk dalam sektor esensial. Sebab,…
Lanjut Membaca
Prokes Dimasa PPKM Industri Pengolahan Kayu dan Furnitur Tetap Terjaga

Prokes Dimasa PPKM Industri Pengolahan Kayu dan Furnitur Tetap Terjaga

Pewarta : Heri Taufik | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendukung sektor industri untuk dapat beraktivitas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Langkah ini guna menjaga produktivitas sektor industri agar dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor, namun tidak terjadi klaster penyebaran Covid-19 di lingkungan pabrik. Guna mewujudkan hal tersebut, Kemenperin telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Perindustrian (SE Menperin) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) pada Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19. "Implementasi SE Menperin 3/2021 ini sudah cukup…
Lanjut Membaca
Presiden Teken PP 85/2021, KKP Resmi Punya Aturan Baru Soal Pengelolaan PNBP

Presiden Teken PP 85/2021, KKP Resmi Punya Aturan Baru Soal Pengelolaan PNBP

Pewarta : Jamaludin Al Afghani | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 85 Tahun 2021 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Aturan tersebut kini menjadi acuan KKP dalam mengelola PNBP di bidang kelautan dan perikanan. Dilansir dari laman resmi Kementerian Sekretariat Negara, PP Nomor 85/2021 ditetapkan dan  diundangkan pada 19 Agustus 2021. Dengan terbitnya beleid ini maka PP Nomor 75 Tahun 2015 yang sebelumnya menjadi acuan, tidak lagi berlaku. BACA JUGA : KKP Akan Kejar Beneficial Owner dalam Penanganan Tindak Pidana…
Lanjut Membaca
Kajian KKP untuk Aman Mengonsumsi Produk Kelautan dan Perikanan

Kajian KKP untuk Aman Mengonsumsi Produk Kelautan dan Perikanan

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - Keanekaragaman hayati biota laut Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku pangan, farmasi, pangan fungsional dan nutrasetika, serta kosmetika. Sebagai salah satu sumber utama bahan makanan, produk perikanan tentunya harus memenuhi aspek keamanan pangan. Keamanan pangan telah menjadi perhatian dunia internasional dan berlaku bagi semua produk yang akan dikonsumsi oleh manusia. Khusus untuk produk perikanan, FAO telah menekankan secara khusus di dalam Code of Conduct for Responsible Fisheries pada Article 11 - Post-Harvest Practices and Trade (FAO, 1995).  BACA JUGA : KKP Akan Kejar…
Lanjut Membaca
Kemenperin: Industri Esensial Bisa Uji Coba Operasi Penuh Jika Taat Prokes

Kemenperin: Industri Esensial Bisa Uji Coba Operasi Penuh Jika Taat Prokes

Pewarta : Edi Permana | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - Merespons perkembangan situasi harian kasus Covid-19 di tanah air yang menuju ke arah semakin membaik, pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3 dan Level 2 di Wilayah Jawa dan Bali, yang berlaku pada 17-23 Agustus 2021. Secara khusus untuk sektor industri, Inmendagri 34/2021 tersebut menyatakan bahwa akan dilakukan uji coba protokol kesehatan pada perusahaan-perusahaan yang memiliki orientasi ekspor dan domestik untuk beroperasi dengan kapasitas 100% staf yang dibagi minimal dalam dua shift. Uji coba ini…
Lanjut Membaca
SKK Migas Jawab Tantangan Mencapai Produksi Migas 1 Juta Barel

SKK Migas Jawab Tantangan Mencapai Produksi Migas 1 Juta Barel

Pewarta : Firman Hidanto | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - Indonesia merupakan negara yang kaya dengan sumber daya alamnya. Salah satunya berupa kekayaan minyak dan gas bumi (migas). Namun, kekayaan itu belum bisa dieksplorasi secara maksimal. Cita-cita pun diusung agar negara ini bisa memproduksi migas pada 2030, yakni lifting minyak 1 juta barel per hari dan gas bumi 12 Bscfd. Namun, untuk mencapai mimpi pastinya banyak tantangan yang dihadapi. Wajar bila Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengingatkan pelaku industri hulu migas agar bisa mempertahankan tingkat produksi siap jual agar tidak mengalami penurunan. Arifin mengatakan, pada tahun ini industri hulu…
Lanjut Membaca
Dorong Ekspor dan Hemat Devisa, Kemendag Jajaki Skema Imbal Dagang B2B dengan 35 Negara

Dorong Ekspor dan Hemat Devisa, Kemendag Jajaki Skema Imbal Dagang B2B dengan 35 Negara

Pewarta : Heri Taufik | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - Kementerian Perdagangan saat ini tengah menjajaki kerja sama dengan skema imbal dagang bisnis ke bisnis dengan 35 negara mitra. Upaya tersebut dilakukan untuk memperluas pangsa pasar produk ekspor Indonesia dan menghemat devisa negara. Imbal dagang merupakan transaksi perdagangan yang dilakukan melalui pergerakan barang dan dokumen tanpa disertai transfer uang. Penegasan itu disampaikan Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Marthin saat membuka acara “Sosialisasi Program Kerja Sama Skema Imbal Dagang Business to Business (B2B) dengan Negara Mitra Pilot Project” secara virtual hari ini, Kamis (29/7). Kegiatan…
Lanjut Membaca
Permintaan Dunia Naik, Harga Komoditas Pertambangan Alami Tren Positif

Permintaan Dunia Naik, Harga Komoditas Pertambangan Alami Tren Positif

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - Hingga periode akhir Juli 2021, harga beberapa komoditas pertambangan menunjukkan tren positif meski di tengah pandemi Covid-19. Kondisi ini mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) untuk periode Agustus 2021. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 46 Tahun 2021 tanggal 28 Juli 2021. BACA JUGA : Teken MoU dengan PT Astra, Kemendag Kembangkan Produk Unggulan 755 Desa ke Pasar Global “Komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsetrat timbal, konsentrat pasir besi, konsetrat rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian mengalami…
Lanjut Membaca