Properti

Berita seputar properti dan konstruksi

Pengembang Agung Podomoro Land Luncurkan Klaster Rumah Mewah di Podomoro River View

Pengembang Agung Podomoro Land Luncurkan Klaster Rumah Mewah di Podomoro River View

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - PT Agung Podomoro Tbk meluncurkan hunian mewah di Podomoro River View dengan nama Kluster Khaya. Klaster baru ini mengusung rumah resort. Kehadiran Kluster Khaya diyakini akan memenuhi kebutuhan masyakarat terhadap hunian mewah yang berkelas dan berkualitas. Kluster Khaya Podomoro River View diproyeksikan sebagai solusi investasi properti.  Direktur Marketing PT Agung Podomoro Land Tbk Agung Wirajaya mengatakan, peluncuran Kluster Khaya ini juga merupakan bagian dari optimisme Agung Podomoro dalam percepatan pembangunan proyek-proyek propertinya.  BACA JUGA : Mandala Finance Mendapat Pendanaan dari ICD Sebesar US$ 30 juta “Masih berlakunya sejumlah…
Lanjut Membaca
Insentif PPN Properti Beri Peluang Industri dan UMKM Raih Untung

Insentif PPN Properti Beri Peluang Industri dan UMKM Raih Untung

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufik Jabarbisnis.com - Kebijakan insentif pajak di sektor properti akan memberikan multiplier effect (efek ganda) kepada ratusan industri dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di dalam negeri. Sekitar 350 UMKM berpeluang untung dari adanya insentif tersebut untuk beberapa waktu mendatang.  "Kenapa terkait semua, karena dari mulai beli keset dan sapu pasti akan membeli produk dari UMKM, tidak mungkin dari industri," kata Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI), Totok Lusida, pada Kamis (20/1/2022) malam, dikutip JakartabisnisID dari Infopublik. Menurut Totok, setiap kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi oleh industri, seperti perkakas alat kebersihan. Maka,…
Lanjut Membaca
Penting! Ini Syarat Mengajukan KPR Bersubsidi

Penting! Ini Syarat Mengajukan KPR Bersubsidi

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Hery Taufik Jabarbisnis.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun ini menyiapkan bantuan subsidi perumahan sebanyak 380.376 unit. Dengan alokasi anggaran Rp21,69 triliun. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 2021 terus berupaya memenuhi kebutuhan hunian layak terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Apalagi hal ini sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 untuk meningkatkan akses rumah layak huni bagi masyarakat, dari 56,75 persen menjadi 70 persen. BACA JUGA : Catat! Tiga Aplikasi Daring Berburu Rumah Subsidi Oleh karena itu, Kementerian PUPR pun menargetkan pembiayaan untuk 222.876…
Lanjut Membaca
Catat! Tiga Aplikasi Daring Berburu Rumah Subsidi

Catat! Tiga Aplikasi Daring Berburu Rumah Subsidi

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Hery Taufik Jabarbisnis.com - Pemerintah menyiapkan tiga aplikasi yang dapat diakses masyarakat untuk memperoleh informasi rumah bersubsidi yang masih tersedia. Kebutuhan masyarakat terhadap rumah dengan harga terjangkau terus meningkat. Untuk mengatasi backlog dalam penyediaan hunian bagi masyarakat menengah ke bawah atau berpenghasilan, pada tahun ini pemerintah terus menggenjot pembiayaan rumah bersubsidi. Salah satunya melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Bagaimana masyarakat dapat mengakses informasi rumah bersubsidi?. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah menyediakan tiga sarana daring/online untuk keperluan mengecek informasi tentang rumah subsidi, lokasinya, harga, pengembangnya, hingga transaksi pembelian. BACA JUGA…
Lanjut Membaca
Ditengah Konsolidasi Bank Syariah, Rumah.com Ungkap Tingginya Minat Pembiayaan Syariah

Ditengah Konsolidasi Bank Syariah, Rumah.com Ungkap Tingginya Minat Pembiayaan Syariah

Pewarta : Jamaludin Al Afghani | Editor : Hery Tufik Jabarbisnis.com – Setelah melalui proses panjang selama 11 bulan yang menjadi perhatian publik dan lantai bursa, akhinya Presiden Joko Widodo meresmikan mergernya Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri dan Bank BNI Syariah menjadi satu entitas baru yaitu Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan kode emiten BRIS. Bank hasil merger ini akan menjadi bank syariah terbesar di Indonesia, baik dari sisi aset yang mencapai Rp 227,8 triliun maupun dari sisi pembiayaan dimana total dana yang disalurkan oleh ketiga bank ini pada September 2020 lalu mencapai Rp 152 triliun atau sebesar 40% dari…
Lanjut Membaca