Fintech

Berita seputar tren industri fintech

Targetkan Rp 100 Miliar untuk Penyaluran Dana UMKM, Maucash dan Batumbu Jalin Kerja Sama

Targetkan Rp 100 Miliar untuk Penyaluran Dana UMKM, Maucash dan Batumbu Jalin Kerja Sama

Pewarta : Heri Taufik | Editor : Edi Permana Jabarbisnis.com - Dua pemain Financial Technology (Fintech) Peer-to-Peer (P2P) Lending di Indonesia, yakni PT Astra Welab Digital Arta (AWDA), dengan produknya Maucash bersinergi dengan PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu) yang bergerak pada penyaluran pinjaman produktif, untuk menyalurkan pembiayaan bagi para pelaku bisnis di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan modal usaha dan pengembangan bisnis. BACA JUGA : Peringati Hari Pelanggan, Bank Syariah Indonesia Perkuat Ultimate Service melalui Transformasi Digital Batumbu dan Maucash merupakan fintech P2P lending yang telah secara resmi memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).…
Lanjut Membaca
Saatnya Bersih-Bersih Pinjaman Online Nakal

Saatnya Bersih-Bersih Pinjaman Online Nakal

Pewarta : Anton Setiawan | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - Afifah Muflihati tak pernah menyangka akan terjerat utang hingga ratusan juta rupiah. Tak hanya itu, ia juga mendapatkan teror serta dipermalukan pihak peminjam yang mengirimkan pesan berisi pencemaran nama baik dirinya kepada sekitar 50 nama kerabat dan rekan kerjanya. Semua berawal dari desakan ekonomi akibat berkurangnya pemasukan bulanan yang ia terima sebagai karyawan honorer sejak pandemi berlangsung. Ia dan suami mulai kehabisan uang untuk memenuhi kebutuhan susu kedua buah hatinya. Ketika sedang berselancar di media sosial pada 20 Maret 2021, perempuan asal Kabupaten Semarang, Jawa Tengah itu melihat iklan…
Lanjut Membaca
RI Berpeluang Besar Menggarap E-Commerce Asean

RI Berpeluang Besar Menggarap E-Commerce Asean

Pewarta : Firman Hidranto | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - Ekonomi berbasis digital diyakini telah menjadi penggerak ekonomi di tengah pandemi Covid-19 yang kini melanda dunia, dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Indonesia pun tercatat sebagai penggerak, bahkan bisa dikatakan sebagai pemain utama di ekonomi digital. Betapa tidak, dari negara ini telah lahir sejumlah perusahaan berembrio digital berskala decacorn dan unicorn. Perusahaan rintisan (startup) yang kemudian bertranformasi menjadi perusahaan berskala decacorn, mengacu kepada perusahaan yang sudah memiliki valuasi di atas USD10 miliar. Jenis perusahaan jenis ini, seperti Gojek atau Tokopedia. BACA JUGA : UMKM Jabar Semakin Mudah Dapatkan Nomor Induk…
Lanjut Membaca
Bangun Bisnis Paylater di Asia Tenggara, Kredivo Umumkan Peluncuran di Vietnam

Bangun Bisnis Paylater di Asia Tenggara, Kredivo Umumkan Peluncuran di Vietnam

Pewarta : Jamaludin Al Afghani | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - Setelah mengumumkan rencana menjadi perusahan publik, Kredivo, platform kredit digital terkemuka di Indonesia, hari ini mengumumkan ekspansinya ke Vietnam melalui Joint Venture dengan Phoenix Holding, pionir perusahaan investasi keluarga yang berbasis di Vietnam dengan portofolio terdiversifikasi di sektor konsumen, layanan keuangan, ritel, dan teknologi. BACA JUGA : KKP Akan Kejar Beneficial Owner dalam Penanganan Tindak Pidana Perikanan Entitas Vietnam tersebut, Kredivo Vietnam Joint Stock Company, akan dapat memanfaatkan keahlian dan pengalaman Kredivo dalam mengoperasikan PayLater serta jaringan luas dan pengetahuan lokal yang dimiliki Phoenix Holding. Chief Operating Officer…
Lanjut Membaca
Wagub Uu Ruzhanul Apresiasi OJK Hadirkan Alternatif Pendanaan UKM Melalui SCF

Wagub Uu Ruzhanul Apresiasi OJK Hadirkan Alternatif Pendanaan UKM Melalui SCF

Pewarta : Edi Permana | Editor : Heri Taufik Kuninganpos.com, Kab. Tasikmalaya - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengapresiasi produk Penawaran Efek melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi atau dikenal dengan Securities Crowdfunding/SCF yang diluncurkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  Menurut Pak Uu -sapaan Wagub Jabar, SCF dapat memberikan alternatif sumber pendanaan yang cepat, mudah, dan murah bagi kalangan generasi muda dan UKM yang belum bankable untuk mengembangkan usahanya, terutama di tengah pandemi COVID-19.  "Kendala UKM selain modal dan keahlian adalah akses mendapatkan keilmuan, akses keuangan, pemasaran, juga literasi digital yang sekarang sangat dibutuhkan sebagai solusi," kata…
Lanjut Membaca
Visa Memilih Lima Startup di Seluruh Asia Pasifik untuk Program Percepatan Perdana

Visa Memilih Lima Startup di Seluruh Asia Pasifik untuk Program Percepatan Perdana

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufik Jabarbisnis.com - Visa, pemimpin dunia dalam pembayaran digital, telah memilih lima perusahaan rintisan (startup) untuk menjadi bagian dari Visa Accelerator Program yang pertama di Asia Pasifik: Brankas, Curlec, DigitSecure, ModusBox and Open. Selama empat hingga enam bulan ke depan, para startup ini akan fokus pada penciptaan peluang komersial sesuai yang telah ditentukan, dan berkolaborasi dengan Visa dan jaringan bank serta mitra pedagangnya yang luas untuk membuat ragam solusi baru dalam pembayaran. BACA JUGA : Perjalanan Kemenperin Antarkan Transformasi Industri 4.0 di Indonesia Sasaran utama dari program akselerator ini adalah untuk…
Lanjut Membaca
DANA Gelar Program Ramadan Praktis Pakai DANA

DANA Gelar Program Ramadan Praktis Pakai DANA

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Nurul Ikhsan Jabarbisnis.com - Dompet digital DANA terus mendorong budaya transaksi nontunai yang semakin tumbuh di masyarakat demi keamanan dan kemudahan di tengah kondisi yang masih menghadapi pandemi. Dengan bertransaksi nontunai menggunakan dompet digital, masyarakat juga bisa menerapkan pola belanja hemat dan cerdas, khususnya di saat-saat kebutuhan meningkat seperti di bulan Ramadan. BACA JUGA : Telkom Buka Peluang Agen Digital melalui Sobat Indihome Merujuk pada survey Google, ada tiga jenis aktivitas yang paling banyak dilakukan selama Ramadan yaitu buka bersama, ngabuburit, dan silaturahmi/halalbihalal. DANA sebagai dompet digital yang dibangun untuk memudahkan masyarakat…
Lanjut Membaca
Bank Hana Salurkan Rp100 Miliar kepada Kredit Pintar, Membuka Akses Finansial bagi Kelompok Underbanked

Bank Hana Salurkan Rp100 Miliar kepada Kredit Pintar, Membuka Akses Finansial bagi Kelompok Underbanked

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufik Jabarbisnis.com - PT Bank KEB Hana Indonesia (Bank Hana) dan PT Kredit Pintar Indonesia (Kredit Pintar) melakukan peresmian simbolis kerja sama loan channeling sebesar Rp100 miliar. Dana ini disalurkan kepada pengguna yang memiliki keterbatasan akses layanan keuangan (underbanked), namun membutuhkan pinjaman cepat jangka pendek. Kerja sama yang telah berjalan sejak September 2020 ini merupakan bukti bahwa kolaborasi antara korporasi dengan fintech company (financial technology), khususnya peer-to-peer (P2P), dapat membantu mendorong inklusi keuangan masyarakat Indonesia di tengah masa pandemi. BACA JUGA : Gojek Dan INKOWAPI Membina Ratusan Pelaku UMKM Perempuan Dengan Keterampilan…
Lanjut Membaca