Kisruh Saling Klaim, Polisi Hentikan Sementara Pekerja Pameran Pembangunan Sampai Izin Keluar

Pewarta : Agus Maulani | Editor : Nurul Ikhsan

Jabarbisnis.com, Kuningan – Setiap momentum Hari Jadi Kuningan, Panitia Haris Besar Nasional (PHBN) Kabupaten Kuningan selalu menggelar kegiatan Pameran Pembangunan.

Pelaksana Pameran Pembangunan sendiri dipercayakan kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Kabupaten Kuningan.

Perumda Aneka Usaha sendiri bekerjasama dengan Warrior, biasanya penyelenggaraan Pameran Pembangunan tak menuai polemik. Tetapi pada tahun ini, menjelang pelaksanaan Pameran Pembangunan menuai polemik lokasi kegiatan antara Perumda Anek Usaha dengan Perkumpulan Pengusaha Pasar Malam Indonesia (P3MI).

Awalnya mereka mengklaim sudah mendapatkan izin dari Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan Provinsi Jawa Barat rekomendasi penggunaan Terminal Type A Kertawangunan.

FOTO: Jabarbisnis.com/Agus Mualani.

Bahkan keduanya sempat melakukan audiensi di DPRD Kuningan untuk mencari solusi, namun karena tak ada solusi. Pertemuan pun terus dilakukan, meski sudah ada kesepakatan secara lisan namun kesepakatan itu tak tertuang dalam tulisan diatas kertas.

Pada saat melakukan pemasangan peralatan pameran pembanguan dan pasar malam terjadi kesalahan komunikasi, akibatnya ada salah satu yang melaporkan ke pihak kepolisian.

Setelah mendapat laporan itu, pihak kepolisian yang dipimpin Wakapolres Kuningan Komisaris Syamsul Bagja Bakhtiar mendatangi Terminal Type A Kertawangunan yang akan dijadikan lokasi pameran pembangunan Hari Jadi Kuningan.

Kapolsek Garawangi Iptu Deden mengatakan, di lokasi pameran pembangunan sempat ada kesalahan komunikasi antara kedua pelaksana Perumda Aneka Usaha dengan P3MI yang belum tersampaikan kepada pekerja di lapangan.

“Setelah kita melakukan mediasi di Terminal Type A Kertawangunan yang dipimpin langsung Wakapolres Kuningan Komisaris Syamsul Bagja Bakhtiar. Perjanjian antara Perumda Aneka Usaha dengan P3MI belum tertuang sesuai dengan administrasi perizinan, sehingga perintah pimpinan kegiatan pekerjaan untuk pameran pembangunan diberhentikan sementara,” ujar Iptu Deden, Jumat (26/8/2022).

Disamping mediasi di Terminal Type A Kertawangunan, lanjut Deden, para pimpinan P3MI, Perumda Aneka Usaha, dan Warrior diundang Bupati Kuningan Acep Purnama ke ruangan kerjanya yang dihadiri juga Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda

“Sementara kondisi dalam situasi kondusif dan bersepakat dibagi zonasi barat dan timur demi ketertiban di Terminal Type A Kertawangunan ini. Pada dasarnya, jika kegiatan ini diizinkan kami siap mendukung demi terwujudnya keamanan,” kata Deden.

Deden menjelaskan, aktivitas pembangunan tenda ataupun yang lainnya untuk tidak dilanjutkan terlebih dahulu guna menjaga situasi yang kondusif dan sampai terbitnya izin dari kepolisian.

By Agus Maulani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Menarik Lainnya