Gubernur Ridwan Kamil Lepas 413 Calon Jemaah Haji asal Jawa Barat

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Nurul Ikhsan

Jabarbisnis.com, Bekasi – Sebanyak 413 Calon Jemaah Haji Kloter 34 asal Jawa Barat yang terdiri dari Kabupaten Ciamis, Bogor, dan Pangandaran, Senin (27/06/2022), dilepas Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil.

Gubernur menyampaikan, Jawa Barat merupakan wilayah yang memiliki jemaah haji terbesar, yaitu sebanyak 17.566 jemaah pada tahun ini. 

“Hari ini di Embarkasi Haji Kota Bekasi, saya melepas 413 jemaah haji yang besok pagi akan berangkat. Kita layani semaksimal mungkin,” ucap Gubernur, di UPT Asrama Haji Bekasi, Kota Bekasi, Senin (27/06/2022). 

BACA JUGA : Wabup Garut Ingatkan Peredaran Uang di Narkoba sebagai Perputaran Ekonomi Negatif

“Alhamdulillah, lokasi jemaah haji Jawa Barat sudah kita perjuangkan jauh-jauh hari, sehingga jarak jemaah haji hanya 1.500 meter dari Masjidil Haram, paling dekat 500 meter. Jadi sangat nyaman,” imbuhnya. 

Selain itu, untuk wilayah Jawa Barat, pada tahun ini jemaah haji akan dipimpin langsung oleh Gubernur guna memastikan pula 17 .000-an jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, lancar, dan nyaman. 

“Saya sendiri akan memimpin untuk jemaah haji Jawa Barat tahun ini. Saya akan berangkat Minggu depan untuk memastikan 17.000-an jemaah dapat beribadah dengan lancar, aman terkendali, tak kurang satu apapun,” ucapnya. 

BACA JUGA : Wabup Garut Dorong Wisata Kriya Bisa Lebih Menonjol

Gubernur pun menyampaikan, pembatasan umur para jemaah haji di bawah usia 65 tahun akan dilepas tahun depan, sehingga hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Pemda Provinsi Jawa Barat. 

“Ini usia rata-rata sesuai aturan di bawah 65 tahun, maka tantangan tahun depan lebih besar karena pembatasan umur itu dilepas, sehingga kemungkinan tahun depan banyak sekali yang sepuh-sepuh masuk ke daftar haji,” jelasnya. 

BACA JUGA : 1.200 Cangkir Kopi Asal Jabar Dinikmati Penggemar Kopi di Ajang World of Coffee Italia

Gubernur mendoakan agar kuota haji untuk Jawa Barat bisa terus bertambah, sehingga masa tunggu bagi yang akan menunaikan ibadah haji bisa dipercepat setiap tahunnya. 

“Jawa Barat waktu tunggunya itu 32 tahun. Bayangkan ada yang niat berhaji dikabulkan di tahun 2054. Makanya kita doakan terus agar kuota haji Indonesia setiap tahun terus bertambah untuk mengurangi antrean kuota yang terbatas,” ungkapnya. 

Gubernur berpesan kepada jemaah haji untuk tetap mensyukuri nikmat umur, serta kesehatan yang sudah diberikan Allah SWT. 

Dalam kesempatan tersebut Gubernur juga mengingatkan agar jemaah haji menjaga kondisi tubuhnya supaya tetap prima. 

“Saya titip, jangan lupa bersyukur atas nikmat umur yang Allah berikan kepada kita yang semata-mata untuk ibadah. Saya menghaturkan pula terima kasih sebagian dari bapak, ibu yang mendoakan almarhum anak saya. Mudah-mudahan juga menjadi inspirasi bagi kita semua,” tuturnya.

“Kita syukuri pula nikmat kesehatan. Saya titip, ya, supaya dijaga betul kesehatan, minum obat dan vitamin. Pastikan semua kesehatan prima  dari seluruh ibadah kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Ibadah yang paling menuntut fisik itu adalah ibadah haji,” pungkasnya.

By Irwan Adhi Husada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Menarik Lainnya